top of page


A Barbaric Proposal Chapter 131
[Liene] "Ya ampun... sungguh... sungguh ada kunci. Ini kunci sungguhan."
Liene menggosok kedua matanya seolah tidak percaya meskipun dia melihatnya langsung. Nyonya Flambard juga terus menganga.
[Flambard] "Apa yang harus kita lakukan. Ini benar-benar..., kunci kecil ini, akan mengembalikan air..."
Kunci itu layak disebut kekuatan. Benda besi di telapak tangannya ini terasa ringan, tetapi pada saat yang sama, terasa sangat berat.
[Liene] "Kalau begitu, sekarang kita harus men
5 Nov 2025


A Barbaric Proposal Chapter 130
[Liene] "Nyonya!"
[Flambard] "Ya ampun, Putri!"
Sesampainya di kastil, para nyonya menyambutnya dengan sangat antusias.
[Liene] "Apakah kalian berdua baik-baik saja? Rasanya seperti sudah lama sekali aku meninggalkan kastil, padahal baru sebentar."
[Flambard] "Sebentar apanya! Bagi saya rasanya sudah bertahun-tahun!"
Nyonya Flambard menggenggam erat tangan Liene dan tak mau melepaskannya.
[Liene] "Baru sekitar setengah bulan. Aku kembali jauh lebih cepat dari jadwal, lho."
30 Okt 2025


A Barbaric Proposal Chapter 129
Black menyapu pandangannya ke cincin yang ada di tangan Liene.
Mekanisme cincin itu rumit dan sulit terlihat. Seandainya Liene tidak menggigit cincin sehingga sambungan antara gigi dan hiasan cincin tidak sengaja berbenturan, Black pasti tidak akan menyadari keberadaan mekanisme tersebut.
[Black] "Jika ini mekanisme yang dibuat untuk menggunakan cincin sebagai kunci, seharusnya dibuat lebih mudah untuk digunakan."
[Liene] "Eum... mungkinkah tidak begitu? Ini perangkat untuk
30 Okt 2025


A Barbaric Proposal Chapter 128
Setelah mencuci wajah dan tangannya yang penuh krim serta berbagai hal lainnya, ketika Liene menemukan Blini yang terkurung di gudang bawah tanah, waktu sudah mendekati tengah hari.
[Blini] "…… Kudengar kau sedang sarapan."
Blini mengeluarkan nada jengkel saat melihat Liene memasuki gudang yang remang-remang.
Kaki dan tangan Blini terikat dengan aman. Liene datang sendiri, sementara Black menunggu di luar pintu.
[Blini] "Ini masih pagi menurutmu?"
[Liene] "Sarapanku memakan w
30 Okt 2025


A Barbaric Proposal Chapter 127
Black menyentil hidung Liene yang terlihat kebingungan.
[Black] "Tempat ini bukan seperti Nauk yang memiliki makna khusus, melainkan hanya tempat singgah yang kami miliki demi kenyamanan. Kami butuh tempat untuk beristirahat."
[Liene] "Umm... Kau benar-benar sangat kaya, ya."
[Black] "Berkat bawahan yang cakap."
Mansion besar yang cukup menampung dan membuat seluruh Tiwakan beristirahat dengan nyaman, tertata rapi. Pengelola mansion mengatakan akan mengirim pekerja besok pa
30 Okt 2025


A Barbaric Proposal Chapter 126
[Liene] "Ehem."
Putri Nauk berdeham, lalu berbalik.
Black sepertinya buta. Putri Nauk yang berambut kusut dan berwajah kotor sama sekali tidak menggemaskan. Blini membencinya, meskipun baru hari ini melihat wajahnya.
[Liene] "Aku dengar kau menelan cincin itu."
Blini membenci mata hijau Liene.
[Liene] "Jika dihitung-hitung, cincin tidak mungkin masih ada di perutmu sampai sekarang. Aku ingin cincin dikembalikan. Itu milik suamiku, dan milik Nauk. Tidak ada alasan cincin berad
28 Okt 2025


A Barbaric Proposal Chapter 125
Kwaang!
[Raja] "Apa yang kalian lakukan sampai tak bisa menangkap mereka!"
Raja kehilangan kendali. Amarahnya memuncak hingga akal sehat tak punya celah untuk menyusup.
Raja sudah dipermalukan dua kali berturut-turut. Tiwakan memasuki istana seolah tidak ada gerbang dan pergi setelah membuat kekacauan sesuka hati.
Mayat Garda Kerajaan menumpuk di halaman belakang, tetapi tidak ada satu pun mayat musuh.
Terlebih lagi, pinggang Raja terluka.
27 Okt 2025


A Barbaric Proposal Chapter 124
[Liene] "Ah......"
Rasanya memang agak sakit. Kakinya lecet parah karena memakai sepatu yang tidak pas.
[Liene] "Aku tidak sadar terasa sakit. Lagipula ini bukan apa-apa. Semua orang terluka karena pedang, sedangkan aku, hanya tumitku yang lecet."
[Black] "Jangan membiasakan diri dengan luka ringan. Itu tak pantas kau alami, Putri."
Black melepaskan sepatu yang satunya lagi.
[Liene] "Apa maksudmu 'tak pantas'? Dan kau juga terluka. Di sini."
Liene menyentuh kaki Black
26 Okt 2025


A Barbaric Proposal Chapter 123
[Randall] "Oh."
Randall terkejut sesaat.
[Liene] "Sir Randall? Ada apa?"
[Randall] "Ada seseorang yang datang dari depan? Saya mendengar suara langkah kaki."
Klima sudah mendengarnya sejak tadi.
[Klima] "Sepertinya bukan... milik Tuanku. Suara langkah kakinya... lebih berat."
[Randall] "Ah, anak ini. Rupanya kau juga bisa mengetahui hal semacam itu. Kau benar-benar berguna."
[Klima] "......"
Wajahnya yang semula pucat seketika sedikit memerah.
[Liene] "Lalu, apa yang haru
25 Okt 2025


Bastian Chapter 118
"Aku mengkhawatirkanmu, kau terlihat tidak sehat," kata Maximin, tidak bisa lagi menahan kekhawatirannya.
Alma dan anjingnya bermain-main di taman. Odette akhirnya menoleh untuk menatap Maximin. Wajahnya disinari matahari yang menembus pergola; ia terlihat bersinar.
"Aku baik-baik saja, Tuan Xanders. Tidak perlu khawatir."
"Yah, sebenarnya, Countess Trier yang paling mengkhawatirkanmu. Ia memintaku untuk menjengukmu karena saat ini ia sedang sibuk dengan kerabat di kota lain.
23 Okt 2025
bottom of page