top of page
All Posts


A Barbaric Proposal Side Story 7
[Shellan] "Ibu!"
Liene ada di taman belakang.
Taman belakang menjadi tempat paling indah di Kastil Nauk.
Air mancur yang dulunya kering dan penuh sarang laba-laba kini mengucurkan air kembali, dan pepohonan serta bunga yang melupakan musim memenuhi taman.
Meskipun sekarang musim dingin dan tidak semarak musim lainnya, taman itu memiliki keindahan yang tenang.
Liene berdiri di sudut taman belakang.
Setelah melihat punggung yang dikenalnya, Shellan berlari ke arah Liene.
[Randa
17 Nov 2025


Bastian Chapter 120
Dari semua tempat, mengapa harus kamar ini?
Odette melihat sekeliling, ekspresinya kosong. Perabotan, dekorasi, dan bahkan pemandangan Sungai Schulter dan kota Carlsbar di luar jendela sama seperti dua tahun lalu. Bahkan melihat punggung Bastian yang berjalan di depannya pun sama. Seolah-olah ia telah kembali ke musim gugur saat, dua tahun lalu, dan Odette tidak bisa menghilangkannya dari pikirannya.
"Apakah Anda merasa nyaman?" tanya Pelayan. Ia sedikit terlalu bersemangat u
10 Nov 2025


Bastian Chapter 119
Hal pertama yang Odette sadari, ketika membuka mata, adalah langit-langit yang berbeda. Alih-alih bayangan renda biasa yang dilemparkan oleh tirai tempat tidurnya yang berkaki empat, langit-langitnya malah berwarna abu-abu kusam.
"Syukurlah," sebuah suara desahan bergumam dari suatu tempat dalam kabut kebingungan. Odette mengenali suara itu; meskipun nadanya berbeda, tapi masih membangkitkan gambaran hari yang bermandikan sinar matahari.
"Tuan Xanders?" Odette membisikkan nam
10 Nov 2025


A Barbaric Proposal Side Story 6
Meskipun masih musim dingin, hari itu matahari bersinar hangat.
Musim dingin tahun ini tidak terlalu dingin. Air mancur di taman mengalir jernih tanpa membeku. Gedung batu abu-abu megah yang berdiri di depan air mancur sangat ramai hari ini.
Tempat itu adalah Perpustakaan Kerajaan yang didirikan empat tahun lalu.
Dikenal sebagai tempat dengan koleksi buku terbesar di bagian selatan benua. Selain itu, tidak seperti perpustakaan lain yang membatasi akses dengan ketat berdasarka
10 Nov 2025


A Barbaric Proposal Side Story 5
Kemunculan Black berarti ia baru saja menyelesaikan urusannya dan kembali ke kastil.
Berarti ia langsung mencari Liene begitu kembali, dan ia tidak punya niat untuk bersikap toleran pada siapa pun.
[Liene] "Ah, kau sudah kembali?"
[Black] "Karena aku merindukanmu."
Black masuk sambil tersenyum dan mencium kening Liene.
Wajah Liene menjadi sangat lembut, tetapi tidak demikian dengan orang lain. Semua orang kaku karena terkejut.
Berteriak dan bertengkar di depan Liene yang seda
10 Nov 2025


A Barbaric Proposal Side Story 4
[Flambard] "Aku sudah lihat bagaimanapun juga, anaknya pasti perempuan."
Nyonya Flambard menggertakkan gigi sambil berhenti menyulam. Anak pertama Liene pasti perempuan.
Dilihat dari selera makannya, sudah jelas. Sama persis seperti ketika ia mengandung anak perempuan. Liene sering mencari buah-buahan asam dan sama sekali tidak bisa makan yang amis.
Yang terpenting, bentuk perutnya sudah pasti. Perut yang membulat, menonjol tanpa condong ke satu sisi mana pun.
10 Nov 2025


A Barbaric Proposal Side Story 3
Sepanjang musim dingin, Liene menderita mual pagi yang lama dan parah.
Gejalanya tetap sama. Beberapa hari ia bisa makan, beberapa hari tidak sama sekali. Ada makanan yang awalnya bisa dimakan, namun dalam waktu singkat menjadi sama sekali tidak bisa dimakan.
Akibatnya, Liene tidak bisa melakukan apa pun selain memulihkan diri. Sebagian besar waktu, ia hanya berbaring di tempat tidur karena tidak bertenaga, dan sekali pun ia bisa keluar untuk berjalan-jalan sebentar, tenagany
10 Nov 2025


A Barbaric Proposal Side Story 2
Tidak ada yang tahu kapan bayi mereka terbentuk.
Liene dan Black pun tidak tahu. Mereka hanya memiringkan kepala seolah berkata, "...Apakah hari itu?"
Bagaimanapun, begitu musim dingin dimulai, perut Liene perlahan mulai membesar.
Berkatnya, Nyonya Flambard menjerit gembira. Ia seolah berkata bahwa pekerjaan membuat gaun baru dengan bagian perut longgar terasa melelahkan namun sangat menyenangkan.
Kastil Nauk, yang biasanya dingin menusuk saat musim dingin, menjadi hangat dan
6 Nov 2025


A Barbaric Proposal Side Story 1
[Liene] "Aku marah."
Liene mengernyitkan alisnya dalam-dalam sambil mengunyah buah persik yang dipanen pada akhir musim gugur.
Awalnya, buah itu tidak ditemukan di Nauk, tetapi sekarang ia bisa mencicipi buah-buahan yang masuk dari luar negeri seiring dengan meluasnya perbatasan hingga Teluk Yadion.
Fermos mengalihkan perhatiannya ke sumber penghasil baru. Ia tanpa lelah terus membicarakan ambisinya untuk membangun pelabuhan terbesar di selatan benua, tepat di Teluk Yadion.
6 Nov 2025


A Barbaric Proposal Chapter 134
[Liene] "……Apa?"
Liene lantas memiringkan kepalanya.
[Liene] "Bayi? Rasa masih lama sekali"
Pembicaraan tentang bayi terasa lebih jauh daripada urusan penobatan.
Namun, bagi Nyonya Henton, sepertinya tidak demikian.
[Henton] "Melihat apa yang Lord Tiwakan lakukan, saya juga menduga begitu. Putri, bukankah menstruasi Anda tidak kunjung datang?"
[Liene] "......Astaga."
Tiba-tiba ia tercekat. Nyonya Flambard, yang telah mengenal Liene sejak lama, mendekat dan menepuk-nepuk pungg
5 Nov 2025
bottom of page