top of page
All Posts


Bastian Chapter 127
Keller melihat pesanannya yang tidak ia mengerti dan menggelengkan kepalanya. Saat ia menghela napas frustrasi, pelayan itu menatapnya seolah ia adalah penyebab kemarahan Keller.
Ini sudah hari kelima, dan ia sudah cukup mengenal pelayan itu.
"Selamat pagi," kata Keller dalam bahasa Feliain terbaiknya, berusaha membuat pelayan itu merasa tenang.
Ia sama sekali tidak fasih bahasa Feliain, tetapi ia tahu cukup banyak untuk percakapan sopan.
Pelayan itu tersenyum dan pergi set
7 Des 2025


A Barbaric Proposal Side Story 20
[Flambard] "Pangeran baru berusia delapan tahun, Yang Mulia."
Nyonya Flambard menatap Liene, seolah ada kesalahan pada sari apel yang baru saja dia minum
[Liene] "Aku tahu. Tapi anak delapan tahun bisa melakukan banyak hal, kan? Pada usia itu kau bisa bergabung dengan kelompok tentara bayaran."
Tidak, tidak benar. Black masuk ke kelompok tentara bayaran saat dia berusia empat belas tahun.
[Flambard] "Tidak mungkin. Kelompok tentara bayaran gila mana yang mau menerima anak del
7 Des 2025


A Barbaric Proposal Side Story 19
[Dief] "Aku masih belum mengerti, Shellan."
Dia berbisik, wajahnya berseri-seri karena kegembiraan.
[Dief] "Bagaimana kau bisa tahu? Aku cuma bertukar tempat duduk, tapi kenapa Ayah dan Ibu membatalkan liburan?"
[Shellan] "Psikologi manusia terlalu rumit dan mendalam untuk bisa dipahami oleh anak delapan tahun biasa."
[Dief] "Hmm... Kadang-kadang, aku benar-benar tidak tahu apa yang kau bicarakan, Shellan."
[Shellan] "Bagus. Artinya kau tidak perlu tahu. Kau hanya perlu mengi
7 Des 2025


A Barbaric Proposal Side Story 18
[Liene] "Tidak! Jangan!"
Liene berseru panik.
[Black] "……Tidak boleh?"
Terdengar jawaban yang rendah seperti bisikan.
[Liene] "Ya, sekarang aku agak…… tidak nyaman."
[Black] "Apa yang tidak nyaman?"
Maksud Liene adalah dirinya tidak nyaman untuk menghadapi Black saat ini.
[Black] "Perasaanmu?"
[Liene] "Bukan, itu......"
Liene menggelengkan kepalanya yang basah.
[Liene] "Aku minta maaf karena melanggar janji. Tapi hari ini aku benar-benar tidak bisa."
[Black] "Liene."
Tuk
7 Des 2025


A Barbaric Proposal Side Story 17
Tidak mungkin.
Tangan kecil Shellan menggenggam garpu. Dekorasi garpu meninggalkan bekas merah yang menekan telapak tangannya, tetapi Shellan tidak menyadarinya.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Jelas, beberapa saat yang lalu, suasana di antara Ibu dan Ayah berbeda dari biasanya. Ibu berusaha tidak menatap mata Ayah, dan Ayah sebaliknya, menatap Ibu tanpa berkedip.
Berarti masalahnya ada pada Ayah.
Untuk mengetahui hal itu, tidak perlu sepintar dirinya. Siapa pun dengan sedikit pe
7 Des 2025


A Barbaric Proposal Side Story 16
[Liene] "Ah, waktunya pas sekali."
Sesuai ucapan Liene, kereta kuda Alito kebetulan sedang memasuki halaman utama kastil. Mereka tidak terlambat.
Black merasa sangat tidak senang.
Padahal, tidak perlu repot-repot menyambutnya.
Black juga tahu bahwa sengaja mengulur waktu adalah tindakan yang tiada ada artinya.
Liene yang ramah tidak suka mendiskriminasi orang, dan dia akan selalu bersikap sopan sebagai anggota keluarga kerajaan, siapa pun tamunya.
Tidak perlu melakukan tind
7 Des 2025


A Barbaric Proposal Side Story 15
[Liene] "Ah, waktunya pas sekali."
Sesuai ucapan Liene, kereta kuda Alito kebetulan sedang memasuki halaman utama kastil. Mereka tidak terlambat.
Black merasa sangat tidak senang.
Padahal, tidak perlu repot-repot menyambutnya.
Black juga tahu bahwa sengaja mengulur waktu adalah tindakan yang tiada ada artinya.
Liene yang ramah tidak suka mendiskriminasi orang, dan dia akan selalu bersikap sopan sebagai anggota keluarga kerajaan, siapa pun tamunya.
Tidak perlu melakukan tind
7 Des 2025


A Barbaric Proposal Side Story 14
[Tiwakan] "Berhenti!"
Suara keras menembus dinding kereta kuda. Suaranya begitu nyaring hingga kereta kuda terasa seolah berguncang.
[Dieren] "……Sialan."
Dieren Alito mengerutkan wajahnya dengan amarah.
Sungguh, ia belum pernah melihat negara gila ini memperlakukan tamu dengan benar.
Meskipun mereka jelas-jelas tahu itu kereta kuda Grand Duke Alito, mereka menghentikannya di setiap perbatasan dan pos pemeriksaan untuk memeriksa jumlah penumpang dan identitas mereka satu per s
21 Nov 2025


A Barbaric Proposal Side Story 13
[Liene] "Dia tidak melakukan hal yang aneh, kan?"
Black menarik salah satu sudut bibirnya.
[Black] "Dia melakukan banyak hal aneh. Apa kau lupa?"
[Liene] "Daripada lupa, bukankah lebih tepat jika aku bilang dia tidak melakukannya?"
[Black] "Aku bilang dia memang melakukan hal aneh."
Jika ketidakpuasan Black bertambah, kerutan halus muncul di antara alisnya. Berbeda dengan ketika ia menunjukkan kemarahan kepada orang lain. Mungkin ekspresi ini hanya diketahui oleh Liene sendi
21 Nov 2025


Bastian Chapter 126
Odette melihat ke jam, pukul 03:42, dan ia mempercepat langkahnya melintasi alun-alun.
Meskipun napasnya berat dan ia bisa merasakan ketakutan beraroma logam yang mencekik, ia tidak bisa berhenti.
Meninggalkan kediaman Duke lebih awal dari yang direncanakan memberinya cukup waktu untuk tiba di stasiun tepat waktu.
Meskipun ia khawatir tertangkap basah menguping, itu sudah tidak relevan lagi; dunia Herhardt bukan lagi urusannya.
"Tidak apa-apa, Meg, kita akan baik-baik saja,
21 Nov 2025
bottom of page